Saya hanya ingin berbagi pengalaman dibidang networking, pada era sekarang MPLS sangatlah penting untuk network, karena MPLS mampu memangkas waktu forwading data di layer 3 (router), karena MPLS itu memiliki label yang berada di layer 2, sehingga ketika data yang telah memiliki label MPLS masuk ke router akan lebih cepat di forward karena sudah tidak harus melihat header IP-nya, hanya melihat label MPLS, untuk lebih jelasnya silahkan baca keterangan dibawah ini :
2.4 MPLS (Multi Protocol Label Switching)
MPLS adalah suatu metode forwarding (meneruskan data melalui suatu jaringan dengan menggunakan informasi dalam label yang dilekatkan pada IP), sehingga memungkinkan router untuk meneruskan paket dengan hanya melihat label dari paket itu, tidak perlu melihat IP alamat tujuannya. Pada jaringan MPLS, mekanisme forwarding dilakukan tidak berdasarkan header yang ada pada paket data melainkan pada label yang dibawa oleh paket, analisa header hanya dilakukan pada saat paket data pertama kali masuk ke jaringan MPLS, setelah itu yang dilakukan hanyalah mekasnisme pe-label-an atau label-swapping untuk mem-forward paket data yang diterima
· Label Value (LABEL)
Merupakan field yang terdiri dari 20 bit yang merupakan nilai dari label tersebut.
· Experimental Use (EXP)
Secara teknis field ini digunakan untuk keperluan eksperimen. Field ini dapat digunakan untuk menangani indikator QoS atau dapat juga merupakan hasil salinan dari bit-bit IP precedence pada paket IP
· Bottom of Stack (BoS)
Pada sebuah paket memungkinkan menggunakan lebih dari satu label. Field ini digunakan untuk mengetahui label stack yang paling bawah. Label yang paling bawah dalam stack memiliki nilai 1 bit sedangkan yang lain diberi nilai 0. hal ini sangat diperlukan pada proses label stacking.
· Time to Live (TTL)
Field ini merupakan hasil salinan dari IP TTL header. Nilai bit TTL akan berkurang 1 setiap paket melalui hop untuk menghindari terjadinya paket storms.
Differentiated Service
DiffServ adalah sebuah arsitektur jaringan komputer yang mampu memberikan perlakuan seperti klasifikasi trafik, manajemen trafik dalam jaringan, dan penyediaan jaminan kualitas layanan pada proses lalu lintas trafik dalam suatu jaringan IP dan MPLS.
DiffServ bekerja dengan cara mengelompokkan aliran trafik tertentu dalam sejumlah kelas-kelas trafik untuk selanjutnya mampu memberikan perlakuan yang berbeda terhadap kelas-kelas tersebut. Skema QoS yang lebih luas untuk transport paket IP yang ditawarkan oleh Standar DiffServ. Standar DiffServ menentukan penggunaan alternatif Type of Service (ToS) dari IPv4 dan traffic class dari header IPv6. Setiap paket diberi label dengan Differentiated Services codepoint (DSCP). Nilai DSCP ditetapkan dalam paket IP tertentu (IPv4), penyampaian dan penangan paket akan dilakukan sesuai dengan salah satu dari jumlah PHBS (per-hop behaviours) yang telah ditentukan.
Integrated Service
IntServ adalah sebuah arsitektur yang menentukan unsur-unsur yang menjamin kualitas dari QoS pada suatu jaringan, metode ini sangat cocok digunakan untuk voice dan video karena jaminan QoS yang tinggi. Ide dari IntServ adalah ketika router menggunakan metode IntServ maka setiap aplikasi-aplikasi yang digunakan pada setiap user akan meminta jaminan untuk setiap paket-paket yang dikirimkan melalui router tersebut. Pada Layanan ini akan memesan dan menjamin bandwidth untuk paket-paket yang akan dikirimkan. Protokol yang digunakan pada metode ini yaitu Resource Reservation Protocol (RSVP).
RSVP (Resource Reservation Protocol)
RSVP adalah protokol yang digunakan pada arsitektur IntServ, RSVP memungkinkan aplikasi untuk meminta jaminan QoS pada sebuah jaringan, RSVP digunakan untuk aplikasi yang bersifat multicast seperti audio/video conferencing.
RSVP bekerja pada layer transport. Digunakan untuk menyediakan bandwidth agar data voice dan video yang dikirimkan tidak mengalami delay ataupun kerusakan saat mencapai alamat tujuan unicast maupun multicast.
Pengenalan RSVP
Resource Reservation Protocol (RSVP) adalah protokol persinyalan yang dirancang untuk memasang dan mengatur informasi pemesanan pada setiap router sepanjang jalur data. Protokol ini digunkan oleh terminal untuk memperoleh QoS tertentu dari jaringan agar dapat digunakan di aplikasi video conference.
RSVP digunakan oleh router untuk mengirim permintaan QoS pada semua router lain. Tanggapan terhadap permintaan ini adalah pemesanan sumber daya (resource reservation) pada jalur yang digunakan oleh video conference. RSVP memungkinkan router memesan bandwidth yang cukup pada interface untuk meningkatkan performansi dan kualitas video conference.
Cara Kerja RSVP
QoS diimplementasikan oleh suatu mekanisme kolektif yang disebut pengendalian trafik (traffic control). Mekanisme ini terdiri dari beberapa bagian yaitu :
· Admission Control
Berfungsi untuk menentukan apakah router mempunyai QoS seperti yang diminta oleh video conference.
· Paket Classifier
Menentukan kelas-kelas paket data. Penentu ini dapat juga digunakan untuk menentukan jalur mana yang akan digunakan sesuai dengan kelas yang telah dipilih.
· Paket Scheduler
Berfungsi untuk menset tiap antar muka (interface) pada route untuk memenuhi QoS yang diminta.
· Policy Control
Berfungsi untuk menentukan apakah user yang menggunakan video conference mempunyai kemampuan untuk melakukan pemesanan.
Untuk membuat pemesanan resource pada sebuah node, RSVP daemon berkomunikasi dengan dua local decision module, admission control dan policy control. Admission control menentukan apakah router memiliki resource yang dibutuhkan untuk diberikan sesuai dengan permintaan QoS yang diinginkan. Policy control menentukan apakah user memiliki hak administratif untuk melakukan permintaan QoS. Jika keduanya gagal maka RSVP akan mengirimkan pesan error kepada si pengirim. Jika keduanya berhasil maka RSVP daemon akan mengeset parameter pada packet classifier dan packet scheduler untuk mendapatkan QoS yang diinginkan, packet classifier menentukan class Qo untuk setiap paket dan packet scheduler untuk melakukan transmisi paket untuk mendapatkan QoS yang dijanjikan untuk setiap panggilan.
Rachadian Umar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar